Jika tak bisa menjadi penulis besar setidaknya Saya ingin menjadi seseorang yang tulisannya berkesan dan menginspirasi banyak orang.
-Blog to Book
Kelakuan Anak Indonesia di Jepang Part 1
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Kadang rasa jenuh itu tak pandang bulu menyerang siapapun dan dimanapu, dan kami anak magang yang kerja di Jepang mencoba mengisi waktu libur berkumpul bersama.
Tiba-tiba saja kekhawatiran ku timbul seketika melihat post seorang bapak laki-laki di facebook, menampilkan gambar-gambar permainan anak tradisional Melayu tempo dulu, khawatir akan keberadaannya di era jaman sekarang ini. Sudah lama tidak melihat permainan itu sekarang. Saya senang dipanggil anak Melayu karena sejak kecil budaya dilingkungan saya itu semuanya berbau budaya melayu, Tanjungbalai tepatnya. Bercerita soal permainan anak tradisional melayu pesisir saya akan menggambarkan sebagian kecil dari permainan itu.
Rasul sangat suka dan senang dengan kesederhanaan, hal ini juga tampak diperayaan Maulid kali ini di Mushollah Al Jamiatul Khoiriah Pulau Simardan Tanjungbalai. Sejatinya merayakan peringatan maulid itu ialah karena adanya rasa suka cita atas lahirnya seorang Hamba yang paling Mulia yaitu Baginda Rasullullah Muhammad SAW. Perayaan yg tak seperti hari raya yg disangkakan, yaitu sebuah perayaan sederhana yang diselipkan dalam sebuah acara syiar agama sembari mengingatkan umat akhir Zaman ini untuk selalu menteladani kisah Rasulnya dan manyadarkan Umat pelupa ini bahwa tak ada Idola dan Inspirator terhebat selain Nabi Muhammad SAW. Masih ingatkah kita kisah Sultan Salahuddin Al-Ayyubi yg karena rasa khawatirnya beliau berinisiatif mengumpulkan umat untuk memperingati kelahiran Nabi lalu menceritakan kisah-kisah Rasulullah SAW, Salahuddin menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana untuk mengobarkan semangat juang juga semangat perobahan dan berkorban untuk menyelamatkan ...
Ketika selesai membaca sebuah artikel dari salah-satu halaman majalah yang tidak saya ketahui nama majalahnya, sebab kertas lebar itu saya dapatkan dari pinggir jalan, dan saya kembali teringat dengan cerita seorang bapak tukang becak yang bercerita langsung kepada saya. Sebelum saya menulis isi artikel tersebut ada baiknya saya ceritakan kisah bapak yang tadi, semoga kita belajar dari ceritanya. Bapak itu baru saja pulang dari rumah sakit, hampir 1 harian dia menjaga orang tuanya yang lagi sakit padahal dia mempunyai 3 saudara yang juga sudah berumah tangga. Ayah dari Bapak tadi sangat merasa nyaman ketika si Bapak ini yang menjaga beliau, karena Bapak tadi menyadari betapa perhatiannya dia kepada Ayahnya. Yang membuatnya tidak enak adalah dia mempunyai anak dan istri yang harus dinafkahi jadi Bapak itu perlu kerja untuk mendapatkan uang, tapi sejak orang tuanya sakit waktu bekerjanya termakan karena harus menjaga Ayahnya, sedangkan saudaranya yang lain hanya sebentar ...
Comments
Post a Comment